Motivasi Menikah Muda Dalam Agama Islam
Ilustrasi Motivasi Menikah Muda Dalam Agama Islam | Nasihatpernikahan.com

Motivasi Menikah Muda Dalam Agama Islam

Diposting pada

Nasihatpernikahan.comMotivasi menikah setiap orang tentunya berbeda-beda. Motivasi yang dimaksud ini merupakan tujuan menikah bagi seseorang.

Biasanya, ada yang motivasi menikah dalam Agama Islam, jadi ia termotivasi akan motivasi menikah yang diajarkan Rasulullah SAW.

Ada juga yang memiliki motivasi menikah muda? Apalagi memang ada hadits tentang segera menikah yang menjadi hadits motivasi menikah, terkhusus untuk menikah muda.

Motivasi ini jugalah yang menjadi tips dan nasihat untuk menikah menurut Islam. Jadi bukan sekedar kata motivasi untuk segera menikah. Tetapi juga menguatkan bagaimana pernikahan itu terjalin.

Ingat, bahwasannya pernikahan bukan sekedar soal ranjang pengantin. Bukan sekedar aku dan kamu, kamu dan dia. Ada banyak hal yang perlu kita pahami tentang pernikahan.

Namun, ketika ditanya mengapa kita perlu menikah? Jawabannya sepertyi Firman Allah SWT dalam An-Nur: 32 yang artinya berbunyi:

“Dan nikahkanlah orang orang yang masih membujang di antara kamu, dan juga orang orang yang layak (menikah) dan hamba hamba sahayamu yang laki laki dan perempuan.

Jika mereka miskin, Allah akan memberi kemampuan kepada mereka dengan karunia-Nya. Dan Allah Mahaluas (pemberian-Nya), Maha Mengetahui.”

Dari surat An Nur di atas sebenarnya sudah benderang motivasi pernikahan yang bisa dibangun. Lalu, mengapa terkadang banyak yang tak percaya, dan ragu untuk menikah. Padahal Kuasa-Nya itu nyata dan benar ada.

Sebagian besar takut untuk menikah karena merasa belum mapan. Belum memiliki biaya yang cukup untuk melangsungkan pesta pernikahan.

Padahal pernikahan dalam Islam itu murah sekali. Rukun nikah dan syarat nikah terpenuhi, pernikahan sesuai syariat bisa dijalankan. Kalau di negara, ada syarat nikah sebagai administrasi pencatatan di Kantor Urusan Agama (KUA).

Dan biaya akad nikah di KUA sudah ditanggung negara (pemerintah), jadi gratis. Maka yang perlu dibangun kali ini adalah motivasi dan kemauannya untuk nikah.

Tujuan Menikah

Sebelum lebih jauh membahas tentang motivasi pernikahan, berikut ini kita akan menguatkan dulu apa yang dimaksud pernikahan, dan apa saja tujuan tujuan menikah tersebut.

Sehingga, keraguan kita (pembaca) untuk segera melangsungkan pernikahan menjadi hilang, dan dikuatkan dengan banyaknya nasihat yang mampu menjadi motivasi dirinya untuk melangsungkan pernikahan.

Tujuan menikah ini kalau penulis ibaratkan sama halnya dengan faedah yang bisa didapatkan ketika menikah. Kurang lebihnya kali ini ada 5 faedah menikah, sebagaimana yang telah disebutkan Abu Hamid Al-Ghazali.

Seperti yang telah tertulis dalam kitab ‘Ihya Ulumuddin, di antaranya, faedah pernikahan adalah:

  1. Untuk memperoleh keturunan.
  2. Menjaga diri dari tipu daya setan, mengendalikan syahwat, memelihara pandangan mata, serta memelihara kemaluan.
  3. Relaksasi dan penyegaran jiwa.
  4. Bagi suami, sebagai sarana untuk mengosongkan hati dari urusan rumah tangga dan mempersiapkan kebutuhan kebutuhan hidupnya sendiri.
  5. Sebagai sarana pendidikan dan pelatihan jiwa (bagi suami).

Penjabaran tentang hal ini pun sangat panjang sekali yang bisa kita pahami. Intinya adalah pada prinsip utama yang melandasi persyariatan nikah, tujuan utama menikah adalah memelihara keberlangsungan hidup dengan keturunan.

Jadi, dengan memperoleh keturunan, diharapkan keberlangsungan hidup seorang keluarga beregenerasi, dan terus ada. Sehingga, dunia tidak sepi dari makhluk yang bernama manusia.

Upaya memelihara keberlangsungan keturunan merupakan upaya yang sesuai dengan apa yang dikehendaki Allah SWT.

Kedua, sebagai upaya mencapai cinta Rasulullah SAW, serta ridha beliau, dengan cara memperbanyak apa yang menjadi kebanggaan beliau. Sebab, dalam sebuah hadits Rasulullah SAW bersabda:

“Nikahilah perempuan yang penyayang dan berpotensi beranak banyak, sebab di hari kiamat aku bangga menyaksikan jumlah kalian yang banyak.”

Motivasi Menikah Muda

Bagaimana dengan motivasi pernikahan, bagi mereka yang ingin menikah muda? Apakah menikahnya karena dasar nafsu atau memang benar sebagai bukti cinta Rasul dan Tuhan-Nya.

Sebenarnya hal ini bisa dilihat dari aspek pernikahannya, selagi pernikahan yang terjadi sesuai dengan syariat Allah SWT dan apa yang diajarkan para nabi dan RasulNya, maka pernikahan tersebut baik.

Kecuali yang menikah muda karena terlebih dulu terperangkap dalam zina, yang akhirnya menghasilkan seorang anak diluar nikah hasil zina, atau karena perbuatan tercela lainnya yang harus dipertanggungjawabkan.

Tentunya yang demikian adalah perbuatan perbuatan yang juga tidak dianjurkan dan bahkan tidak diajarkan dalam Islam. Sebab, perbuatan tersebut adalah dosa dan tercela.

Nah motivasi dalam menikah muda ini harus dibangun, agar menghasilkan rumah tangga dalam Islam yang baik dan bermanfaat bagi masyarakat banyak, termasuk bagi agamanya.

Ada banyak hal bagi yang muda untuk menikah dan membangun motivasi untuk segera melangsungkan pernikahannya.

Rasulullah SAW pernah bersabda:

“Barangsiapa di antara kalian telah mampu, hendaklah ia menikah! Sebab dengannya, pandangan mata lebih bisa ditundukkan dan kemaluan lebih terjaga.

Dan barangsiapa belum mampu, hendaklah ia berpuasa, sebab ia menjadi pengekang syahwat baginya.”

Shahih Al-Bukhari (1905), Muslim (1400), Abu Dawud (2046), At-Tirmidzi (1080), An-Nasa’i (4/169), Ibnu Majah (1845), Ad-Darimi (2165), dan Musnad Ahmad (1/378, 424).

HR. Al-Bukhari (5065), Muslim (1400), dari Ibnu Mas’ud Ra, ia menceritakan bahwa Rasulullah SAW bersabda:

“Wahai sekalian pemuda, siapa di antara kalian yang telah mempunyai kemampuan, maka hendaklah ia menikah. Karena itu lebih menundukkan padnangan dan menjaga kehormatan,

dan barang siapa yang belum mampu, hendaklah ia berpuasa karena hal itu akan lebih bisa meredakan gejolaknya.”

Dari penjelasan di atas, kita sudah sedikit memahami, bagi yang muda, bahwasannya jelas intruksi tentang menikah dan bagaimana ketika kita belum sanggup untuk menikah.

Nah pedomana, pesan, nasihat pernikahan dan bahkan ayat ayat yang dapat menjadi motivasi pernikahan ini benar benar menjadi pedomanan.

Motivasi Menikah Dalam Agama Islam

Di atas sudah banyak dijelaskan tentang motivasi dalam pernikahan. Salah satunya adalah dalam Agama Islam. Islam mengajarkan bahwa menikah merupakan sebuahy sunnah yang ditekankan, ia juga sunnah dari para Rasul.

Bahkan, ketetapan penjelasan di atas juga termasuk dalam hukum nikah. Sebagaimana yang difirmankan Allah SWT dalam QS. Ar-Ra’du (13): (38)

“Dan sesungguhnya Kami telah mengutus beberapa Rasul sebelum kamu dan Kami memberikan kepada mereka istri istri dan keturunan.”

Bahwasannya, dari ayat di atas jelas anjuran pernikahan. Demikian juga para ulama yang menyatakan hukum nkah adalah sunnah. Namun menjadi wajib ketika terjerumus dalam perzinahan. Sementara ia mampu menikah.

Diluar konteks tersebut, alangkah baiknya menikah, menikah karena Allah SWT, melandaskan Islam sebagai pedoman hidup, termasuk dalam melakukan pernikahan sesuai syariat.

Jika membutuhkan motivasi untuk menikah dalam Agama Islam, sebaiknya manfaat pernikahan yang sangat besar ini bisa menjadi motivasi kita semua:

  1. Mengikuti perintah Allah SWT.
  2. Mengikuti sunnah Rasulullah SAW juga mencontoh petunjuknya.
  3. Menghilangkan syahwat dan untuk menundukkan pandangan.
  4. Menjaga kesucian kemaluan serta menjaga kehormatan perempuan.
  5. Menghilangkan kemaksiatan dikalangan umat muslim.
  6. Memperbanyak keturunan agar menjadi kebanggaan Nabi Muhammad SAW dihadapan para Nabi yang lainnya.
  7. Memperoleh pahala dari hubungan suami istri yang halal.
  8. Sebagai bentuk kecintaan kepada sesuatu yang dicintai Rasulullah SAW dimana Rasulullah pernah bersabda: “Dijadikan kesenanganku dari dunia kalian yaitu ada pada wanita dan minyak wangi.”
  9. Untuk menghasilkan keturunan yang beriman dimana mereka akan memperbanyak jumlah kaum muslimin dan akan mendoakan ampunan bagi sesama yang beriman.
  10. Untuk bisa mengambil syafaat dari dua anak kita agar supaya bisa masuk surga.
  11. Di dalam pernikahan terdapat kasih sayang dan rahmat antara suami istri.
  12. Serta masih banyak lainnya yang tidak bisa kita ketahui terkecuali oleh Allah SWT.

Kata Motivasi Untuk Segera Menikah

Dan berikut ini ada beberapa kata kata motivasi untuk segera menikah. Kata atau kalimat motivasi ini diharapkan menjadi penguat, tak sekedar menjadi status sosial media atau quotes.

  • Semoga Allah SWT memberkahi pertemuan kita, memudahkan jalan, dan memuliakan cinta dengan karuniaNya, dengan apa yang akan kita lakukan semua berbuah pahala.
  • Cinta merupakan karunia Allah atas apa yang telah diberikan kepada manusia. Fitrah manusia memaknai cinta adalah dengan berpedoman akan tiang agama. Maka yang muda dan mampu, segeralah menikah menyatukan fitrah yang telah diberikan Allah SWT.
  • Jika benar cinta, jangan ajak ia berpacaran sebelum dihalalkan, karena itu adalah ajakan setan. Jika benar cinta, datangilah walinya dan menikahlah, baru ajak ia berpacaran, berbulan madu, memperbanyak keturunan.
  • Dalam pernikahan terdapat kasih sayang dan rahmat antara suami istri, makan menikahlah jemput rahmat dan kasih sayang itu.
  • “Nikahilah perempuan yang penyayang dan berpotensi beranak banyak, sebab di hari kiamat aku bangga menyaksikan jumlah kalian yang banyak.” Sunan Al-Baihaqi, Shahih Ibn Hibban, dan Silsilat Al-Ahadits ash-Shahihah.
  • “Kami tidak melihat dua orang yang saling mencintai sebagaimana pernikahan.” Shahih, diriwayatkan Ibnu Majah (1847) dan lainnya.
  • Menikah adalah sunnah para Rasul.

Nah di atas, sudah sangat jelas, termasuk dengan hadist tentang segera menikah. Semoga saja, dengan apa yang kita baca dan pelajari kali ini menjadi amal ibadah dan ilmu yang bermanfaat.

Sekian yang bisa disampaikan, terimakasih. Salam.

One thought on “Motivasi Menikah Muda Dalam Agama Islam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *