Yang Membatalkan Puasa Suami Istri
Ilustrasi Yang Membatalkan Puasa Suami Istri

Yang Membatalkan Puasa Suami Istri, Pahami Hal Ini

Diposting pada

Nasihatpernikahan.com – Ada kurang lebih 5 hal yang membatalkan puasa suami istri yang dalam hal ini penulis tulis. Ini menjadi penting untuk sepasang suami istri ketahui, apalagi memasuki puasa ramdhan.

Seluruh umat muslim di seluruh dunia menantikan kehadiran bulan penuh berkah ini. Berbagai aktivitas kebaikan pun diyakini dapat mendatangkan lebih banyak pahala.

Namun tahukah kamu? Ada banyak pula yang justru merusak dan bahkan yang akan membatalkan puasa kamu, terutama sepasang suami istri.

Rusaknya puasa suami istri ini disebabkan banyak hal. Maka lebih baik tidak dilakukan agar tidak mengurangi pahala puasa, bahkan membatalkan puasa.

Sepasang suami istri harus memahami yang membatalkan puasa, setidaknya 5 hal berikut ini. Jadi suami istri paham apa yang harus dilakukan saat melaksanakan ibadah puasa selama bulan Ramadhan dan yang mana yang tidak.

5 Hal Yang Membatalkan Puasa Suami Istri

Yang Membatalkan Puasa Suami Istri
Ilustrasi Yang Membatalkan Puasa Suami Istri

Berikut adalah beberapa hal yang menjadikan penyebab batalnya puasa sepasang suami istri, dan tentu sebaiknya kita untuk hindari.

1. Melihat Situs Dewasa

Puasa tidak hanya menahan rasa lapar dan haus, tetapi juga menahan hawa nafsu. Demikan sepasang suami istri diharapkan mampu menahan nafsu s3ksu4l selama menjalani ibadah puasa.

Memang melihat situs dewasa tidaklah langsung membatalkan puasa, hanya saja dapat mengurangi pahala dari puasa yang dijalankan. Apalagi karena menonton, setelahmya ada keinginan melanjutkan hubungan suami istri.

Nah hubungan suami istri saat Ramadhan di tengah menjalani ibadah puasa ini yang nantinya akan merusak dan batalnya puasa.

Keinginan aktivitas yang tidak diperbolehkan diwaktu berpuasa, jika sengaja justru akan membatalkan puasa. Seperti yang dijelaskan dalam QS An-Nur: 30-31.

Yakni tentang perintah kepada laki-laki dan perempuan beriman untuk menahan pandangan dan menjaga kemaluannya.

Jangankan melihat, mencari konten dewasa di sosial media, internet, dan menonton videonya pun tidak dibolehkan, karena dapat menjurus ke meningkatnya hawa nafsu secara sengaja.

2. Ghibah

Ghibah diartikan bergunjing atau membicarakan orang lain. Terlebih yang dibicarakan tidak pasti kebenarannya, dan bahkan sangat masih diragukan kebenarannya.

Ghibah bisa juga mengarah ke fitnah, jika tak ada bukti yang disampaikan. Allah SWT dalam QS Al Hujurat:12, “Dan janganlah menggunjingkan satu sama lain.”

Semoga kita orang orang yang terhindar dari dosa-dosa ghibah. Nah sebaiknya ini juga lah yang harus kita hindari ketika berpuasa. Jaga hati, jaga bicara, tak sekedar jaga diri dari rasa lapar dan haus saja.

Memang ghibah tak langsung batalkan puasa. Akan tetapi tentu dapat menodai dan mengurangi pahala berpuasa di bulan Ramadhan ini.

Demikian juga dengan nyinyir. Beda tipis, meski tak sama. Nyinyir lebih ke berkomentar sirik ketika melihat orang lain dalam kondisi bahagia atau dalam persoalan apapun karena ketidak sukaan kita terhadap orang tersebut.

Apalagi saat ini eranya media sosial. Jangan sampai sambil menunggu waktu berbuka, di sela sela berpuasa, kita melihat postingan media sosial yang menjadikan kita nyinyir.

Tentu kesirikan yang dibuat ini dapat mengurangi pahala puasa, karena nyinyir juga bisa berujung ghibah atau fitnah tanpa kebenaran karena mencela orang lain.

4. Bermesraan Suami Istri Saat Berpuasa Sampai Keluarnya Air M4n1

Tentunya ini juga akan membatalkan puasa, bagi sepasang suami istri tentu harus bersabar, ada waktu yang diperbolehkan, namun tidak siang hari.

Kita harus memahami waktu yang diperbolehkan dan yang tidak ketika sedang menjalani ibadah puasa. Karena yang dikhawatirkan ketika bermesraan adalah sampai berlanjut hubungan suami istri. Sehingga puasa menjadi batal.

Apalagi yang dilakukan secara sengaja, Tentu ini tidak boleh dilakukan. Demikian yang tak diperbolehkan untuk berhubungan badan. Suami istri sebaiknya tidak melakukan itu ketika siang hari saat berpuasa.

5. Bertengkar dan marah tanpa sebab

Sebaik-baiknya Ramadhan diisi dengan kebaikan. Hindarilah pertengkaran dan amarah. Jadikan pernikahan menjadi berkah dengan limpahan rahmat puasa Ramadhan.

Pertengkaran dapat merusak pahala dan keberkahan puasa. Maka, sebaiknya suami istri di Ramadhan ini introspeksi diri, dan tidak bertengkar, marah apalagi tanpa sebab.

Apalagi pertengkaran dapat memicu perceraian. Tentu Allah tak suka perceraian. Meski bercerai tak ada larangan dalam Islam.

Baca Juga: Wanita Yang Pantas Dinikahi Menurut Islam

Itulah beberapa hal tentang yang membatalkan puasa suami istri dan rusak amalan ibadah berpuasa. Semoga kita selalu dalam keberkahan, dan terhindar dari perbuatan tercela yang merusak sucinya puasa.

Sekian yang bisa disampaikan, terimakasih. Salam.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *